Wali Kota Banda Aceh Ajak Masyarakat Cegah Kejahatan Jalanan dan Geng Motor

News11 Dilihat

BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Sa’aduddin Djamal, mengajak masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dengan aparat keamanan dalam mencegah berbagai potensi kejahatan jalanan, termasuk aksi geng motor dan tindak kriminal lainnya yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul insiden kekerasan menggunakan senjata tajam yang terjadi di kawasan Pasar Aceh pada Minggu (21/9) dini hari. Peristiwa itu dinilai menjadi perhatian bersama karena berpotensi mengganggu rasa aman dan kenyamanan masyarakat.

Menurut Illiza Sa’aduddin Djamal, yang akrab disapa Bunda Illi, upaya pencegahan dini harus melibatkan seluruh komponen keamanan serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat.

“Pencegahan dini melibatkan semua komponen keamanan dan dukungan masyarakat sangat penting, sehingga harapan kita untuk mempertahankan Banda Aceh sebagai kota yang aman dan kondusif tetap dapat terwujud,” katanya di Banda Aceh, Rabu.

Ia menilai aksi kekerasan bersenjata tajam tersebut sangat disayangkan karena dapat mencoreng citra Banda Aceh yang selama ini dikenal sebagai salah satu kota paling aman di Indonesia serta menjadi destinasi wisata bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polresta Banda Aceh yang bergerak cepat mengungkap dan menangkap pelaku kekerasan tersebut.

Selain penegakan hukum, Illiza menekankan pentingnya langkah preventif melalui kerja sama lintas sektor. Menurutnya, aparat kepolisian, TNI, DPRK, Satpol PP dan WH, instansi terkait, tenaga pendidik, hingga orang tua memiliki peran penting dalam mengawasi dan membina generasi muda agar terhindar dari perilaku menyimpang.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dengan berani melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengarah pada tindakan kriminal atau kekerasan.

“Jangan sampai ulah segelintir orang mencoreng nama baik Banda Aceh. Aksi kekerasan dan penggunaan senjata tajam tidak boleh mendapat ruang di kota ini,” tegasnya.

Wali Kota memastikan Pemerintah Kota Banda Aceh mendukung penuh langkah kepolisian dalam menindak tegas pelaku tindak kekerasan demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *