Subuh Keliling di Masjid Raya Baiturrahman, Kapolda Aceh Perkuat Kemitraan Dengan Masyarakat

Daerah, News, TNI/POLRI42 Dilihat

Lampuan l Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan melaksanakan kegiatan Salat Subuh Keliling (Suling) di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) melalui pendekatan humanis, silaturahmi, dan komunikasi langsung dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut diikuti Irwasda Polda Aceh Kombes Pol. Iskandar ZA dan sejumlah pejabat utama Polda Aceh. Selain melaksanakan ibadah berjamaah, kegiatan ini dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus membangun ruang komunikasi yang terbuka dalam menyikapi berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menjelaskan, Salat Subuh Keliling merupakan bagian dari program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang diarahkan untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas melalui interaksi langsung dengan masyarakat.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan secara berjenjang oleh jajaran kepolisian di wilayah, mulai dari tingkat Polda hingga Polsek. Melalui pendekatan ini, personel Polri diharapkan dapat menyerap aspirasi, mendengarkan keluhan, mengidentifikasi permasalahan, serta mengupayakan langkah penyelesaian secara tepat sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

“Pemeliharaan kamtibmas tidak hanya dilakukan melalui patroli dan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan komunikasi yang baik, kepercayaan, dan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, kehadiran Polri di tengah masyarakat harus mampu memberikan ruang dialog, sehingga berbagai persoalan dapat diketahui dan ditindaklanjuti sejak dini,” ujar Joko.

Ia menambahkan, kegiatan Salat Subuh Keliling selaras dengan tagline ‘Polisi Bersama Masyarakat’, yang menegaskan bahwa pemeliharaan keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan keagamaan dan silaturahmi yang berkelanjutan, Polda Aceh berkomitmen memperkuat kemitraan dengan masyarakat, meningkatkan kualitas komunikasi publik, serta mendorong partisipasi warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Polisi Bersama Masyarakat bukan sekadar tagline, melainkan komitmen untuk membangun hubungan yang terbuka, responsif, dan saling percaya. Dengan komunikasi dan kerja sama yang berkesinambungan, kami berharap situasi kamtibmas di Aceh senantiasa terpelihara dengan aman, tertib, dan kondusif,” tutup Joko.