Dirjen Bina Adwil Kemendagri, Safrizal ZA, Percepat Penyaluran Bantuan Banjir ke Pidie dan Pidie Jaya

News, Pemerintah8 Dilihat

BANDA ACEH – Direktur Jenderal Bina Administrasi Wilayah (Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dr. Safrizal ZA, langsung memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Satpol PP dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh setibanya di Banda Aceh, Jumat (28/11/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, khususnya Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya yang menjadi daerah paling terdampak.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Safrizal menginstruksikan seluruh unsur pemerintah daerah untuk segera mempercepat pengiriman bantuan logistik, tenaga evakuasi, dan dukungan penanganan darurat ke wilayah terdampak. Ia menegaskan bahwa situasi bencana membutuhkan langkah cepat dan terkoordinasi tanpa menunggu instruksi tambahan.

“Pemerintah daerah harus siaga penuh. Intensitas hujan ekstrem masih tinggi, potensi bencana susulan besar, dan kita tidak boleh kehilangan waktu,” ujar Safrizal saat meninjau kondisi genangan banjir di Banda Aceh.

Menurutnya, langkah percepatan penanganan tersebut merupakan implementasi dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.8/9333/SJ tentang kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di daerah.

Safrizal juga memastikan jalur distribusi bantuan kini difokuskan melalui berbagai moda transportasi, baik darat, laut, maupun udara. Langkah tersebut dilakukan mengingat sejumlah akses jalan mengalami kerusakan dan terputus akibat banjir serta longsor yang terjadi di beberapa kawasan.

Selain mempercepat distribusi bantuan, pemerintah pusat juga memastikan koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk menjamin seluruh masyarakat terdampak mendapatkan bantuan secara merata dan tepat waktu.

Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat berkomitmen penuh mendampingi Pemerintah Aceh selama masa tanggap darurat hingga proses penanganan bencana berjalan optimal.

“Yang paling penting adalah keselamatan warga dan memastikan bantuan tidak terhambat. Kita pastikan tidak ada wilayah terisolasi tanpa bantuan,” tegasnya.

Safrizal menambahkan, seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah hingga relawan, telah digerakkan secara terpadu guna mempercepat evakuasi, distribusi bantuan, serta pemulihan kondisi masyarakat terdampak.

Pemerintah berharap sinergi yang kuat antara pusat dan daerah dapat mempercepat penanganan bencana serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *