Lewat Program JMD, Kejati Aceh Perkuat Karakter Santri Sadar Hukum Demi Aceh Gemilang

Daerah, News, TNI/POLRI7 Dilihat

Lampuan l Langsa-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh resmi menggelar program Jaksa Masuk Dayah (JMD)Tahun 2026 titik ketujuh di Dayah Raudhatun Najah, Desa Sukarejo, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa,Jumat (11/9/2026).

Kegiatan yang dirangkai dengan penyuluhan hukum dan edukasi perbankan syariah ini merupakan bagian dari maraton JMD 2026 yang menjangkau delapan lokasi di delapan kabupaten/kota se-Aceh selama empat hari berturut-turut, mulai 8 hingga 11 September 2026.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, S.H., menyampaikan bahwa program JMD hadir sebagai langkah preventif dalam mencegah pelanggaran hukum sejak dini di lingkungan pesantren.

Edukasi Hukum dan Literasi Keuangan Terpadu Dalam kegiatan ini, Kejati Aceh menggandeng Dinas Pendidikan Dayah Aceh dan Bank Aceh Syariah untuk memberikan pembinaan karakter yang komprehensif bagi para santri.

Kesadaran Hukum: Kejati Aceh membekali santri dengan pemahaman dasar hukum, upaya pencegahan tindakan kriminal, serta pengenalan peran Kejaksaan sebagai institusi penegak hukum.

Literasi Keuangan Syariah: Tim Bank Aceh Syariah memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan yang bijak, pemanfaatan produk finansial syariah, hingga kewaspadaan terhadap kejahatan finansial digital.

Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Andriansyah, S.Ag., M.H., menyambut baik kolaborasi strategis ini.

Menurutnya, dayah tidak hanya berfokus mencetak generasi yang paham agama, tetapi juga perlu membekali santri dengan pemahaman hukum dan finansial agar siap beradaptasi di tengah
masyarakat.

Jangkau Delapan Lokasi dalam Empat Hari Rangkaian maraton JMD 2026 ini menyasar ribuan santri dan tenaga pendidik yang tersebar di berbagai daerah:
-Selasa (8/9): Dayah Khairuddaraini (Pidie) dan Dayah Jeumala Amal (Pidie Jaya).
-Rabu (9/9): Pesantren Jamiah Kebangsaan (Bireuen) dan Dayah Riyadhul Qulub (Lhokseumawe).
-Kamis (10/9): Dayah Babussa’adah Al Munawwarah (Aceh Utara) dan Dayah Darul Muta’allimin
(Aceh Timur).
-Jumat (11/9): Dayah Raudhatun Najah (Langsa) dan Pesantren Tahfidz Qur’an Al-Fu’ad (Aceh Tamiang).

Turut hadir dalam kegiatan di Langsa tersebut, antara lain Ketua Umum Dayah Raudhatun Najah,Tgk. Dr. T. Wildan, M.A., serta Kepala Bank Aceh Syariah Cabang Langsa, T.M. Andika Putra.

Melalui program ini, Kejati Aceh berharap dapat mendorong lahirnya generasi muda Aceh yang sadar hukum, berintegritas, dan cerdas secara finansial.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *