Polda Aceh Gelar Gladi Posko dan TFG untuk Pengamanan May Day 2026

TNI/POLRI15 Dilihat

BANDA ACEH – Polda Aceh menggelar Latihan Olah Strategi (Latsitgi)/Gladi Posko Kamtibmas dan Tactical Floor Game (TFG) Rencana Kontinjensi Aman Nusa I Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kesiapan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Presisi Polda Aceh, Selasa (28/4/2026), diikuti oleh Kapolda Aceh, Wakapolda Aceh, Irwasda Polda Aceh, para Pejabat Utama Polda Aceh, Kapolres Aceh Besar, serta para Kabagops Polres jajaran Polda Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa latihan tersebut merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang mungkin muncul selama pelaksanaan peringatan Hari Buruh.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan menyamakan persepsi, pola tindak, serta memperkuat koordinasi dan komunikasi antar satuan dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi yang berkembang di lapangan.

“Latihan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, pola tindak, serta memperkuat koordinasi dan komunikasi antar satuan dalam pelaksanaan pelayanan unjuk rasa sesuai dengan Rencana Kontinjensi Aman Nusa I Tahun 2026,” ujar Joko.

Ia menjelaskan, melalui simulasi dan Tactical Floor Game, para peserta diuji dalam menyusun langkah-langkah operasional, mengelola situasi kontinjensi, serta mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan terukur saat menghadapi berbagai skenario yang mungkin terjadi.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi kesiapan personel dan sarana pendukung guna memastikan seluruh jajaran mampu menjalankan tugas pengamanan secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur.

“Dengan latihan ini diharapkan seluruh jajaran memiliki kesiapan optimal sehingga pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat pada May Day dapat berjalan aman, tertib, dan terkendali,” katanya.

Polda Aceh juga mengimbau seluruh buruh dan elemen masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi pada peringatan Hari Buruh Internasional agar melakukannya secara damai, tertib, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kepolisian mengingatkan agar seluruh peserta aksi menghindari tindakan provokatif maupun anarkis yang dapat mengganggu ketertiban umum. Aspirasi diharapkan disampaikan secara santun dan bertanggung jawab demi terciptanya suasana yang aman, kondusif, serta tetap menjunjung tinggi semangat persatuan dan kebersamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *