BSI Bidik 300 Ribu Nasabah Ultra Mikro Lewat Kolaborasi dengan PNM

Ekonomi Bisnis14 Dilihat

JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menargetkan penambahan sekitar 300 ribu nasabah ultra mikro pada 2026 melalui kerja sama strategis dengan PT Permodalan Nasional Madani dalam rangka memperluas inklusi keuangan syariah di segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kerja sama yang ditandatangani di Jakarta tersebut menjadi langkah awal integrasi layanan keuangan bagi nasabah ultra mikro, khususnya di Provinsi Aceh, yang menjadi wilayah prioritas karena posisi BSI sebagai bank syariah terbesar di daerah tersebut.

Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi memperluas akses layanan keuangan syariah yang inklusif dan mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat.

“BSI serius mendorong peningkatan inklusi syariah yang bisa dijangkau seluruh segmen, salah satunya UMKM. Ini terbukti efektif karena sepanjang 2025 pertumbuhan pembiayaan UMKM BSI mencapai Rp52,30 triliun,” ujarnya.

Anton menambahkan, BSI saat ini juga memperkuat pemberdayaan UMKM melalui program BSI UMKM Centre yang telah membina lebih dari 4.900 pelaku usaha. Program ini diharapkan mampu mencetak lapangan kerja baru serta meningkatkan kapasitas usaha di daerah.

Ia menjelaskan, pembukaan rekening tabungan bagi pelaku usaha ultra mikro menjadi pintu masuk (*entry gate*) untuk mendorong transparansi transaksi keuangan sehingga lebih tertata dan bankable.

Hingga Desember 2025, Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI tercatat mencapai Rp380 triliun, tumbuh 16,20 persen secara tahunan (*year on year*/YoY), dengan porsi dana murah atau *Current Account Saving Account* (CASA) sebesar 61,62 persen atau sekitar Rp234 triliun.

Melalui kerja sama ini, BSI dan PNM menargetkan integrasi layanan perbankan yang mencakup kemudahan pembukaan rekening, transaksi keuangan, hingga akses pembiayaan syariah yang lebih luas bagi pelaku usaha ultra mikro.

Kolaborasi ini diharapkan memperkuat akses layanan keuangan formal, meningkatkan kapasitas usaha, serta mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *