Kodim 0108/Agara Bersama Warga Terus Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Ketambe Aceh Tenggara

Daerah, News, TNI/POLRI48 Dilihat

Lampuan l Aceh Tenggara – Satuan Tugas (Satgas) Jembatan Gantung Perintis Kodim 0108/Agara bersama Babinsa, pekerja dan masyarakat terus mempercepat pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Lawe Ger Ger dengan Desa Lawe Pinis, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (11/9/2026).

Percepatan pembangunan dilakukan secara bertahap melalui berbagai pekerjaan teknis di lapangan. Salah satu tahapan yang tengah dikerjakan adalah pengencangan sling bagian bawah jembatan yang nantinya menjadi salah satu komponen pendukung dalam pemasangan rangka lantai jembatan.

Ketua Tim Pembangunan sekaligus Danposramil Ketambe, Peltu Jumadin Selian, mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membantu mempercepat penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, khususnya sarana penghubung antarwilayah.

“Kami hadir untuk memastikan proses pembangunan berjalan aman, lancar dan tepat sasaran. Bersama masyarakat, kami terus bergotong royong mempercepat pembangunan jembatan ini agar nantinya dapat segera dimanfaatkan oleh warga,” ujar Peltu Jumadin Selian.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Gantung Perintis memiliki arti penting bagi masyarakat Desa Lawe Ger Ger, Desa Lawe Pinis dan wilayah sekitarnya. Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, serta berbagai kebutuhan sosial masyarakat.

Di lokasi pembangunan, personel Satgas bersama masyarakat melaksanakan sejumlah pekerjaan sesuai tahapan konstruksi. Kegiatan tersebut antara lain melangsir material ke titik pembangunan, pengecoran pondasi angkur, pengerjaan pondasi tiang pilon, perakitan besi pondasi di sisi tepi jembatan serta pengencangan sling bagian bawah.

Proses pengencangan sling dilakukan secara cermat dan hati-hati guna memastikan posisi serta kekuatan konstruksi sesuai dengan tahapan pekerjaan. Setelah tahapan tersebut rampung, pembangunan akan dilanjutkan dengan pemasangan rangka lantai jembatan secara bertahap.

Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam percepatan pembangunan. Warga turut membantu menyiapkan dan melangsir material serta terlibat langsung dalam berbagai pekerjaan fisik bersama personel Satgas di lokasi.

Semangat gotong royong tersebut menunjukkan adanya kepedulian dan dukungan bersama terhadap pembangunan sarana penghubung yang sangat dibutuhkan masyarakat. Kehadiran personel Satgas dan Babinsa di lokasi juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat di wilayah binaan.

Peltu Jumadin Selian menegaskan, pihaknya akan terus memantau perkembangan pembangunan dan berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat agar setiap tahapan pekerjaan dapat dilaksanakan secara optimal.

“Pembangunan ini merupakan kepentingan bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong agar jembatan ini dapat segera selesai dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi warga,” tambahnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyeberangan, tetapi juga mampu memperkuat konektivitas antara Desa Lawe Ger Ger dan Desa Lawe Pinis serta membuka akses masyarakat terhadap berbagai aktivitas sosial dan ekonomi.

Dengan dukungan Satgas, Babinsa, pekerja dan masyarakat, pembangunan jembatan terus dikebut secara bertahap. Kehadiran infrastruktur tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan kemudahan mobilitas sekaligus mendorong peningkatan aktivitas dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Ketambe.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen TNI untuk terus hadir di tengah masyarakat, membantu mempercepat pembangunan serta mendorong tersedianya infrastruktur yang lebih baik bagi masyarakat di wilayah pedesaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *