Kapolda Aceh Turun Langsung Temui Masyarakat di Ulee Lheue, Serap Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas

Daerah, News, TNI/POLRI3 Dilihat

Lampuan l Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan turun langsung menemui masyarakat di Pelabuhan Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, Rabu, 28 Oktober 2026. Dalam kesempatan tersebut Kapolda menyerap aspirasi masyarakat sebagai upaya memperkuat kamtibmas di Aceh.

Irjen Pol. Ruddi mengatakan, kehadirannya merupakan wujud implementasi tagline Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, yakni Polisi Bersama Masyarakat. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Kapolri melalui pendekatan pemolisian berbasis pemecahan masalah yang diwujudkan dalam kegiatan Ngariung Kamtibmas.

Selain itu, Kapolda Aceh juga ingin mendengar langsung masukan dari masyarakat mengenai situasi kamtibmas, khususnya terkait potensi penyalahgunaan narkoba.

Ia juga meminta masyarakat untuk melaporkan melalui call center 110 atau Polsek terdekat bila melihat atau mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba. Begitu juga bila terdapat anggota Polri yang bertindak tidak sesuai dengan ketentuan untuk melaporkan kepada dirinya untuk ditindaklanjuti.

“Kehadiran saya bersama beberapa pejabat utama ini membuktikan bahwa Polisi Bersama Masyarakat bukan sekadar tagline, melainkan upaya menjemput bola untuk menyerap aspirasi dan mendengar keluhan warga terkait kamtibmas. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Kapolri, yakni Ngariung Kamtibmas,” ujar abituren Akabri 1996 itu.

Ia juga meminta dukungan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas, terutama dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Selama menjabat sebagai Kapolda Aceh, ia memberikan perhatian serius terhadap persoalan narkoba.

“Saya sangat menaruh perhatian terhadap persoalan narkotika. Apalagi, saya pernah menjabat sebagai Direktur Reserse Narkoba di Aceh dan mengungkap sejumlah kasus besar, salah satunya kasus narkotika di Riting, Kabupaten Aceh Besar,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Komunitas Transportasi Pelabuhan Ulee Lheue, Alfian, menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Aceh yang telah turun langsung menemui masyarakat, khususnya komunitas transportasi di pelabuhan tersebut. Ia berharap kunjungan orang nomor satu di Polda Aceh itu dapat membawa harapan baru dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di Aceh.

Ia juga menyampaikan bahwa komunitas transportasi pelabuhan berkomitmen menjaga barang milik penumpang yang tertinggal. Barang tersebut akan diserahkan ke pusat informasi pelabuhan untuk selanjutnya dikembalikan kepada pemiliknya.

“Mewakili teman-teman transportasi dan buruh TKBM, saya mengucapkan terima kasih atas kedatangan Kapolda untuk mendengar langsung keluhan kami. Hingga saat ini, komunitas kami masih diakui di pelabuhan dan tetap menjaga keseimbangan antara pekerja dan buruh agar tidak terjadi gesekan sehingga kamtibmas tetap terjaga,” kata Alfian yang juga menjabat sebagai Keuchik Ulee Lheue.

Di samping itu, Ketua Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), Zulfikar Nahdi, menyatakan dukungan penuh kepada pemerintah, khususnya kepolisian, dalam menjaga kamtibmas. Ia juga mengapresiasi peran personel Polsek Kawasan Pelabuhan (KP3) dalam menjaga keamanan pelabuhan.

“Kami mendukung kepolisian dalam menjaga kamtibmas dan mengapresiasi upaya pengamanan di pelabuhan,” ujar pria yang akrab disapa Acut itu.

Setelah berdiskusi, Kapolda Aceh menyerahkan bantuan sembako kepada porter pelabuhan, abang becak, dan buruh TKBM. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Ngariung Kamtibmas, yakni ngopi bersama masyarakat sembari menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.