Kapolda Aceh Dorong Digitalisasi Layanan Lalu Lintas, Perkuat Pelayanan Yang Cepat dan Humanis

Daerah, News, TNI/POLRI27 Dilihat

Lampuan l Banda Aceh – Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menegaskan jajaran lalu lintas harus terus berbenah, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan responsif melalui pemanfaatan teknologi digital.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolda Aceh saat membuka Rakernis Fungsi Lalu Lintas Jajaran Polda Aceh Tahun Anggaran 2026 di Ballroom BSI Landmark, Banda Aceh, Jumat, 11 September 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Digitalisasi Layanan Polantas Guna Mendukung Transformasi Polri dalam Rangka Terwujudnya Asta Cita.”

Dalam arahannya, Irjen Pol. Ruddi mengapresiasi dedikasi seluruh jajaran lalu lintas dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Menurutnya, tantangan lalu lintas di Aceh semakin kompleks seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan beragamnya kondisi jalan.

Berdasarkan data IRSMS Polri, sepanjang Januari hingga Agustus 2026 tercatat 2.271 kecelakaan lalu lintas, dengan korban 440 orang meninggal dunia, 326 luka berat, dan 3.026 luka ringan.

Kondisi tersebut, katanya, menjadi pengingat penting bagi seluruh jajaran untuk semakin memperkuat langkah pencegahan, edukasi, dan keselamatan berlalu lintas, tanpa mengesampingkan penegakan hukum. Sepanjang 2026, jajaran lalu lintas Polda Aceh telah melakukan 6.288 penindakan tilang dan 25.747 teguran.

Ia juga menekankan bahwa digitalisasi layanan Polantas bukan sekadar mengubah sistem manual menjadi digital, tetapi harus menjadi bagian dari perubahan pola kerja dan budaya pelayanan.

“Teknologi harus mampu mempercepat pelayanan, meningkatkan akurasi data, memperkuat pengawasan, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian,” tegasnya.

Selain itu, abituren Akabri 1996 itu meminta konsep Polantas Karib diwujudkan dalam setiap bentuk pelayanan dengan mengedepankan sikap aktif, responsif, intuitif, dan berintegritas. Pelayanan lalu lintas diharapkan tidak hanya berorientasi pada penegakan aturan, tetapi juga mampu membangun kesadaran dan kepercayaan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Aceh bersama Dirlantas Polda Aceh juga memberikan penghargaan kepada personel dan satuan yang berprestasi. Aipda Muslifuatdi dari Satlantas Polres Aceh Jaya meraih Juara I Nasional Pengisian E-Turjawali.

Sementara itu, Satlantas Polres Lhokseumawe menerima penghargaan atas penindakan knalpot brong terbanyak dan Satlantas Polres Aceh Timur atas keberhasilan mengungkap kasus kecelakaan lalu lintas tabrak lari.

Rakernis tersebut turut dihadiri Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Irwasda Polda Aceh, para pejabat utama Polda Aceh, Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Deden Supriyatna Imhar, serta para Kasatlantas jajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *