BSI Aceh Perkuat Sinergi dengan Media untuk Dorong Ekonomi Syariah

Ekonomi Bisnis16 Dilihat

BANDA ACEH – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh menggelar Media Gathering bertema “Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Aceh” sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara industri perbankan, regulator, dan media massa dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah di Aceh.

Kegiatan yang berlangsung pada 13 Mei 2026 itu dihadiri perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, serta insan pers.

Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, mengatakan perbankan syariah kini memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah, khususnya di Aceh yang menerapkan sistem ekonomi berbasis syariah.

Ia mengungkapkan, secara nasional jumlah nasabah BSI mencapai 23,7 juta per Triwulan I 2026 atau bertambah sekitar 500 ribu nasabah dalam tiga bulan pertama tahun ini.

“Peningkatan *customer base* ini turut mendorong Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI pada Triwulan I 2026 tumbuh 18 persen secara *year on year* menjadi Rp376,8 triliun,” ujar Imsak.

Selain itu, pembiayaan BSI tumbuh 14,39 persen secara tahunan menjadi Rp329 triliun, dengan rasio *Non-Performing Financing* (NPF) gross terjaga di level 1,8 persen. Total aset BSI per Maret 2026 tercatat mencapai Rp460,1 triliun.

Di tingkat regional, DPK BSI Aceh tumbuh 17,49 persen menjadi Rp21 triliun, sementara pembiayaan meningkat 11,15 persen menjadi Rp25,4 triliun. Total aset BSI Regional Aceh juga naik 11,36 persen menjadi Rp26,4 triliun.

BSI Aceh berharap sinergi antara perbankan syariah, regulator, akademisi, dan media dapat terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis nilai-nilai syariah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *