Subuh Berjamaah Bersama Warga, Kapolres Pidie Ajak Masyarakat Jaga Perdamaian dan Kamtibmas

Daerah, News, TNI/POLRI3 Dilihat

‎Lanpuan l SIGLI – Mengawali pagi dengan ibadah dan mempererat silaturahmi bersama masyarakat, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., melaksanakan kegiatan Shalat Subuh Keliling bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polres Pidie dan masyarakat di Masjid Al-Istiqamah, Gampong Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Sabtu (17/10/2026) pagi.
‎
‎Pelaksanaan tersebut diikuti Kapolres Pidie, Wakapolres, para PJU Polres Pidie, Kapolsek Kota Sigli beserta personel, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sekitar 150 jamaah.
‎
‎Shalat Subuh berjamaah dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama, sambutan Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM), penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) oleh Kapolres Pidie, serta ramah tamah bersama jamaah.
‎
‎Dalam kesempatan itu, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga perdamaian Aceh yang telah terpelihara, serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang dapat mengganggu keamanan dan keharmonisan di tengah masyarakat.
‎
‎Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
‎
‎“Perdamaian yang telah kita rasakan saat ini harus kita jaga bersama. Mari kita manfaatkan masa damai ini dengan sebaik-baiknya, menjaga persaudaraan, serta tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat memecah belah masyarakat,” demikian pesan Kapolres kepada para jamaah.
‎
‎Kapolres juga menegaskan bahwa dalam menyikapi persoalan sosial, khususnya perselisihan antarwarga maupun antarkeluarga, penyelesaian secara kekeluargaan melalui musyawarah akan diutamakan sepanjang memenuhi ketentuan hukum yang berlaku. Dalam hal ini, peran keuchik dan tokoh gampong dinilai penting untuk membantu mencari solusi yang baik dan menjaga keharmonisan masyarakat.
‎
‎Selain itu, masyarakat diingatkan agar menghindari tindakan main hakim sendiri. Sejumlah persoalan, seperti penganiayaan, pencurian, penggelapan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), penipuan, hingga penyalahgunaan narkoba, perlu menjadi perhatian bersama karena dapat merusak ketenteraman dan kehidupan sosial masyarakat.
‎
‎Kapolres turut mengajak warga mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar, serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas.
‎
‎Perhatian khusus juga disampaikan kepada para orang tua agar lebih mengawasi pergaulan anak-anak, terutama untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, penyalahgunaan lem, dan keterlibatan dalam judi online. Para remaja juga diimbau menghindari balap liar, tawuran, geng motor, serta aktivitas di luar rumah hingga larut malam tanpa keperluan mendesak.
‎
‎Dalam hal berlalu lintas dan penggunaan media sosial, Kapolres mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, melengkapi surat-surat kendaraan, serta tidak mudah percaya atau menyebarkan berita bohong (hoaks) dan ujaran kebencian.
‎
‎Sebagai bentuk kemudahan pelayanan kepada masyarakat, Kapolres juga menyampaikan bahwa warga dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 Polri untuk melaporkan gangguan kamtibmas maupun membutuhkan bantuan kepolisian.
‎
‎Kegiatan Shalat Subuh Keliling ini menjadi salah satu upaya Polres Pidie dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan religius, komunikasi langsung, dan penyampaian pesan-pesan kamtibmas secara humanis.
‎
‎Melalui kegiatan tersebut, Polres Pidie berharap hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat semakin erat, sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama bahwa keamanan, ketertiban, dan perdamaian berawal dari kepedulian setiap warga.
‎
‎