Satgas Kodim 0108/Agara Lanjutkan Pengecoran Pondasi Jembatan Perintis Pulo Biang, Aceh Tenggara

Daerah, News, TNI/POLRI51 Dilihat

Lampuan l Kutacane – Komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan terus diwujudkan melalui kerja nyata personel Satuan Tugas (Satgas) Jembatan Perintis Kodim 0108/Aceh Tenggara (Agara). Kali ini, personel Satgas kembali melanjutkan pengerjaan pengecoran pondasi Jembatan Perintis di Desa Pulo Biang, Senin (2/11/2026).

Pengerjaan yang dipimpin Serma Karmadi tersebut difokuskan pada tahap pengecoran pondasi sebagai bagian penting dalam proses pembangunan jembatan. Tahapan ini membutuhkan ketelitian, kekompakan, serta perhitungan teknis yang tepat guna memastikan pondasi memiliki kekuatan dan daya tahan yang mampu menopang keseluruhan konstruksi jembatan.

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas bekerja secara maksimal dengan mengedepankan kualitas pekerjaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Setiap tahapan pengerjaan dilakukan secara cermat sesuai arahan dan petunjuk teknis yang telah ditentukan, sehingga proses pembangunan dapat berjalan dengan baik, terencana, dan sesuai sasaran.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0108/Agara, Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T., menegaskan bahwa kualitas konstruksi menjadi prioritas utama dalam pembangunan Jembatan Perintis Pulo Biang. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut harus dilaksanakan dengan memperhatikan kekuatan, ketahanan, dan aspek keselamatan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Ia juga menginstruksikan seluruh personel Satgas untuk senantiasa menjaga semangat, kekompakan, serta ketelitian dalam setiap tahapan pekerjaan. Dengan demikian, pembangunan dapat diselesaikan sesuai target tanpa mengesampingkan standar kualitas konstruksi dan keselamatan kerja.

“Setiap tahapan pembangunan harus dikerjakan dengan penuh tanggung jawab dan memperhatikan kualitas hasil pekerjaan. Kita berharap jembatan ini nantinya dapat berdiri kokoh, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari,” tegasnya.

Keberlanjutan pembangunan Jembatan Perintis Pulo Biang menjadi salah satu wujud nyata pengabdian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam penyediaan sarana dan prasarana transportasi di wilayah pedesaan. Kehadiran personel Satgas di lapangan juga mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, kegiatan tersebut turut mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui semangat gotong royong, kepedulian, serta kerja sama dalam mendukung kemajuan pembangunan desa.

Keberadaan Jembatan Perintis Pulo Biang nantinya diharapkan mampu memberikan kemudahan akses transportasi dan memperlancar mobilitas masyarakat. Selain membuka konektivitas antarwilayah, jembatan tersebut juga diharapkan dapat mendukung berbagai aktivitas warga, mulai dari kegiatan perekonomian, pertanian, pendidikan hingga kebutuhan sosial lainnya.

Masyarakat setempat menyambut positif pembangunan jembatan tersebut. Warga mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian serta kepedulian TNI yang telah berupaya menghadirkan sarana penghubung yang selama ini diharapkan dapat menunjang kelancaran aktivitas masyarakat.

Bagi warga, pembangunan Jembatan Perintis Pulo Biang menjadi harapan baru untuk memperoleh akses transportasi yang lebih mudah dan lancar. Mereka berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan dengan baik hingga selesai, sehingga jembatan tersebut segera dapat dimanfaatkan untuk menunjang berbagai kebutuhan masyarakat.

Melalui pembangunan Jembatan Perintis ini, Kodim 0108/Agara terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan warga. Semangat dan dedikasi personel Satgas menjadi cerminan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang senantiasa diwujudkan melalui kerja nyata, kepedulian, dan pengabdian demi mendukung pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.