Pangdam Iskandar Muda Resmikan Jembatan Perintis di Ds. Kendawi, Kabupaten Gayo Lues, Wujud Nyata Kehadiran Negara di Daerah Terpencil

Daerah, News, TNI/POLRI28 Dilihat

Lampuan l Gayo Lues – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Gayo Lues dalam rangka menghadiri sekaligus meresmikan Jembatan Perintis yang berada di Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Kamis (13/8/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari agenda nasional peresmian ribuan infrastruktur dasar berupa jembatan dan sarana penyediaan air bersih yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan peresmian dipimpin secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan diikuti oleh jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat di sejumlah daerah penerima manfaat pembangunan.

Kehadiran Jembatan Perintis Desa Kendawi memiliki arti strategis bagi masyarakat setempat, terutama dalam membuka dan memperkuat akses transportasi di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan konektivitas. Infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana penghubung antarkawasan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam IM didampingi sejumlah pejabat Kodam Iskandar Muda. Turut hadir Wakil Bupati Gayo Lues H. Maliki, S.E., M.AP., Asisten Teritorial Kasdam IM Kolonel Inf Riyandi, Asisten Perencanaan Kasdam IM Kolonel Inf Cecep Kurniyawan, Kajasdam IM Kolonel Arh Ridwan Budi Sulistyawan, S.I.P., Kasansidam IM Letkol Inf Krismanto, S.Pd., Danbrigif TP 90/YGD Kolonel Inf Hulisda Melala, Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., Kainfolahtadam IM Kolonel Arh Sugi Hantoro, S.T., M.I.P., serta Danden Inteldam IM Letkol Inf Teuku Husaini, S.E.

Rangkaian kegiatan diawali sekitar pukul 08.55 WIB. Pangdam IM beserta rombongan berangkat dari Hotel Mulia menuju lokasi Jembatan Perintis di Desa Kendawi. Setibanya di lokasi, Pangdam IM bersama rombongan mengikuti rangkaian video conference peresmian pembangunan infrastruktur yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah bersama TNI dan Polri terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat. Melalui sinergi tersebut, telah dibangun sekitar 3.395 jembatan dan 3.000 sumber air bersih yang diperuntukkan bagi masyarakat, terutama mereka yang berada di wilayah terpencil, terisolasi, dan memiliki keterbatasan akses.

Presiden menegaskan bahwa pembangunan jembatan dan sarana air bersih merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mengurangi kesenjangan akses antara masyarakat yang tinggal di wilayah perkotaan dengan masyarakat yang berada di daerah terpencil.

“Negara harus hadir untuk rakyat yang paling terpencil. Infrastruktur yang dibangun harus mampu membantu masyarakat mengatasi kesulitan akses dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya secara virtual.

Sejalan dengan arahan Presiden, pembangunan Jembatan Perintis Desa Kendawi menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah dan TNI dalam mendukung pemerataan pembangunan. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga serta menghubungkan kawasan permukiman dengan berbagai fasilitas dan pusat aktivitas masyarakat.

Bagi warga Desa Kendawi dan wilayah sekitarnya, jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, pusat perdagangan maupun lokasi kegiatan perekonomian masyarakat. Kemudahan akses transportasi juga diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan sehingga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

Selain manfaat ekonomi, keberadaan jembatan juga memiliki nilai sosial yang penting. Akses yang lebih mudah akan mendukung interaksi dan hubungan antarmasyarakat serta mempercepat mobilitas ketika masyarakat membutuhkan pelayanan pemerintahan, kesehatan maupun kebutuhan sosial lainnya.

Pangdam IM menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam Iskandar Muda, akan terus mendukung program pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan pemerataan infrastruktur di wilayah Aceh. Menurutnya, pembangunan sarana dan prasarana dasar di daerah terpencil merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.

Pembangunan Jembatan Perintis Kendawi juga mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di daerah yang memiliki kondisi geografis cukup menantang. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang dan menjadi pemicu tumbuhnya berbagai aktivitas produktif masyarakat di wilayah Kecamatan Dabun Gelang.

Setelah mengikuti kegiatan peresmian, Pangdam IM beserta rombongan melanjutkan agenda menuju Makodim 0113/Gayo Lues untuk melaksanakan istirahat, salat, dan makan siang (Isoma). Selanjutnya, sekitar pukul 13.30 WIB, Pangdam IM beserta rombongan bertolak menuju Kabupaten Aceh Tenggara guna melanjutkan rangkaian kunjungan kerja.

Kunjungan kerja Pangdam Iskandar Muda ke Kabupaten Gayo Lues sekaligus peresmian Jembatan Perintis Desa Kendawi menegaskan komitmen TNI AD untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat dan mendukung berbagai program pembangunan nasional. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan menjadi penghubung yang membuka akses lebih luas bagi masyarakat serta mendorong peningkatan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di wilayah pedalaman Aceh.

Dengan semakin terbukanya akses transportasi, masyarakat Desa Kendawi dan wilayah sekitarnya diharapkan dapat menjalankan berbagai aktivitas dengan lebih mudah, aman, dan efisien. Jembatan Perintis Kendawi pun tidak sekadar menjadi bangunan fisik, tetapi menjadi simbol hadirnya negara dalam memberikan pelayanan dan membuka peluang yang lebih besar bagi masyarakat di daerah terpencil untuk tumbuh dan berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *