Kodim 0108/Agara dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Ds. Lawe Ger Ger, Aceh Tenggara

Daerah, News, TNI/POLRI30 Dilihat

Lampuan l Kutacane – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Aceh Tenggara. Satgas Jembatan Gantung Perintis Kodim 0108/Agara bersama teknisi dan warga terus mempercepat pengerjaan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (21/8/2026).

Pada tahap pekerjaan kali ini, personel Satgas bersama teknisi dan masyarakat melaksanakan pemasangan ring kawat pada bagian struktur jembatan. Pekerjaan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam penyelesaian konstruksi yang harus dilakukan secara teliti untuk mendukung kekuatan, kestabilan, dan keamanan jembatan sebelum nantinya digunakan oleh masyarakat.

Danposramil Ketambe, Peltu Jumadin Selian, mengatakan bahwa pemasangan ring kawat merupakan bagian dari rangkaian pekerjaan yang terus dilakukan untuk menyelesaikan pembangunan jembatan sesuai tahapan yang telah ditentukan.

“Pembangunan jembatan ini merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat. Karena itu, kami bersama warga dan teknisi terus berupaya menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan sebaik mungkin. Kami berharap jembatan ini nantinya dapat digunakan dengan aman dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Peltu Jumadin Selian.

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas, teknisi, dan warga bekerja secara bersama-sama sesuai dengan tugas masing-masing. Mulai dari menyiapkan material, memasang dan mengikat ring kawat, hingga memastikan setiap bagian konstruksi terpasang dengan baik dan sesuai kebutuhan.

Menurut Peltu Jumadin Selian, keberadaan Jembatan Gantung Perintis Garuda memiliki arti penting bagi masyarakat Desa Lawe Ger Ger dan wilayah sekitarnya. Jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi akses penghubung yang mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Selain mendukung akses menuju lahan pertanian dan perkebunan, keberadaan jembatan juga diharapkan dapat memperlancar pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan, aktivitas perdagangan, serta akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan berbagai kebutuhan sosial lainnya.

Kegiatan pembangunan yang dilakukan secara gotong royong juga menjadi wujud nyata kebersamaan dan kepedulian TNI terhadap masyarakat. Kehadiran personel Satgas di tengah-tengah warga tidak hanya membantu mempercepat pekerjaan, tetapi juga memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan di wilayahnya.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat dalam kegiatan yang bersifat membangun. Jembatan ini nantinya akan menjadi fasilitas penting bagi warga, sehingga kami berharap seluruh proses pengerjaannya dapat berjalan lancar dan menghasilkan konstruksi yang kuat, aman, serta dapat digunakan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Semangat masyarakat dalam mendukung pembangunan jembatan mendapat apresiasi karena menunjukkan tingginya kepedulian warga terhadap kemajuan desanya. Keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menjaga dan menumbuhkan kembali budaya gotong royong sebagai kekuatan bersama dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan pembangunan.

Warga berharap, setelah selesai dibangun, Jembatan Gantung Perintis Garuda dapat memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat. Akses yang lebih mudah diharapkan mampu memperlancar kegiatan ekonomi, khususnya dalam membawa hasil pertanian dan perkebunan menuju lokasi pemasaran, sehingga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan warga.

Selain manfaat ekonomi, jembatan tersebut diharapkan memberikan kemudahan bagi anak-anak dan masyarakat dalam mengakses fasilitas pendidikan, kesehatan, serta berbagai kegiatan sosial. Dengan akses penghubung yang lebih baik, mobilitas masyarakat antarkawasan diharapkan menjadi lebih mudah, aman, dan efisien.

Pemasangan ring kawat yang terus dilakukan menunjukkan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda terus mengalami kemajuan. Setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan mengutamakan ketelitian, kualitas konstruksi, dan keselamatan kerja.

Pembangunan jembatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, teknisi, dan masyarakat. Kerja sama seluruh pihak menjadi modal penting untuk mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus memastikan fasilitas yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di Kecamatan Ketambe.

Kodim 0108/Agara melalui jajaran kewilayahannya akan terus mendukung kegiatan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pendampingan dan keterlibatan Babinsa serta personel Satgas diharapkan semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendorong masyarakat untuk terus mempertahankan semangat gotong royong dalam membangun desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *