Kodim 0108/Agara dan Warga Gotong Royong Cor Tiang Pylon Jembatan Gantung di Desa Buah Pala, Aceh Tenggara

Daerah, News, TNI/POLRI19 Dilihat

Lampuan l KUTACANE – Semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam upaya mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara. Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara (Agara) bersama warga melaksanakan gotong royong pengecoran tiang pylon Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat meningkatkan kemudahan akses transportasi masyarakat. Babinsa dan warga bahu-membahu mengerjakan pengecoran tiang pylon sebagai salah satu komponen penting dalam konstruksi jembatan gantung tersebut.

Di sela-sela kegiatan, Babinsa Sertu Turwadi menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membantu menyediakan sarana penghubung yang memadai untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Gantung Perintis nantinya diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, baik untuk bekerja, menuju kebun, mengangkut hasil pertanian, maupun memenuhi berbagai kebutuhan lainnya.

“Melalui kegiatan gotong royong ini, kami bersama masyarakat berupaya mendukung kelancaran pembangunan Jembatan Gantung Perintis agar nantinya dapat memberikan manfaat bagi warga. Kami berharap keberadaan jembatan ini bisa mempermudah aktivitas masyarakat dan membantu mengatasi kendala akses transportasi yang selama ini dihadapi,” ujar Sertu Turwadi.

Ia menambahkan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Pembinaan Teritorial (Binter), yang tidak hanya berfokus pada pembinaan wilayah, tetapi juga mendorong kepedulian sosial serta membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan.

Menurutnya, semangat gotong royong perlu terus dipelihara karena menjadi salah satu kekuatan dalam membangun kebersamaan, mempererat hubungan silaturahmi, dan menumbuhkan kepedulian terhadap kepentingan bersama.

“Dengan kebersamaan dan kerja sama yang baik antara TNI dan masyarakat, diharapkan setiap tahapan pembangunan dapat berjalan dengan lancar. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong demi mendukung pembangunan di desa,” tambahnya.

Pengecoran tiang pylon menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala. Oleh karena itu, pengerjaannya perlu dilakukan dengan memperhatikan ketelitian dan kualitas konstruksi agar struktur jembatan dapat memenuhi persyaratan teknis serta menunjang keamanan dan kelayakan penggunaannya.

Selain mendukung pembangunan infrastruktur, kegiatan gotong royong tersebut juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan serta meningkatkan kepedulian terhadap fasilitas umum yang nantinya digunakan bersama.

Bagi masyarakat Desa Buah Pala, pembangunan jembatan gantung tersebut menjadi harapan baru untuk memperoleh akses transportasi yang lebih mudah dan memadai. Infrastruktur penghubung yang layak sangat dibutuhkan untuk menunjang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan ekonomi dan pertanian hingga pendidikan serta hubungan sosial antarmasyarakat.

Dengan tersedianya akses yang lebih mudah setelah jembatan selesai dibangun dan dinyatakan layak digunakan, warga diharapkan dapat menghemat waktu perjalanan serta mengurangi kendala transportasi. Kemudahan tersebut juga diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan perkebunan sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih efektif.

Salah seorang warga Desa Buah Pala menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0108/Agara, atas keterlibatan dan dukungan dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis di desa mereka.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak-Bapak TNI, khususnya Kodim 0108/Agara, yang telah membantu mendukung pembangunan jembatan gantung ini. Jembatan ini sangat kami butuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari agar akses transportasi menjadi lebih mudah dan kami tidak perlu menempuh perjalanan yang terlalu jauh. Semoga segala bantuan dan pengabdian Bapak-Bapak TNI menjadi ladang amal serta mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT,” ungkapnya.

Warga berharap pembangunan jembatan tersebut dapat berjalan lancar hingga selesai sehingga nantinya bisa dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Mereka juga menaruh harapan agar keberadaan jembatan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas, mendukung kegiatan pertanian, dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Apresiasi masyarakat tersebut mencerminkan pentingnya pembangunan infrastruktur yang sesuai dengan kebutuhan warga. Bagi masyarakat pedesaan, jembatan bukan sekadar sarana penghubung, melainkan juga fasilitas yang diharapkan dapat membuka akses lebih luas terhadap berbagai kegiatan ekonomi, pendidikan, dan sosial.

Melalui kegiatan gotong royong ini, Kodim 0108/Agara terus mendorong peran aktif Babinsa dalam membantu masyarakat serta mendukung pembangunan di wilayah binaan. Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan terus terjaga sehingga berbagai upaya pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kepentingan bersama.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala diharapkan menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan akses transportasi, memperlancar aktivitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga di Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara.