Kodim 0108/Agara dan Warga Gotong Royong Cor Pondasi Jembatan Gantung Perintis di Deleng Damar

Daerah, News, TNI/POLRI22 Dilihat

Lampuan l Kutacane – Wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat ditunjukkan oleh Babinsa Posramil Ketambe jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara yang bersama warga bergotong royong melaksanakan pengecoran pondasi Jembatan Gantung Perintis di Desa Deleng Damar, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas pertanian, perkebunan, serta kebutuhan sehari-hari.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa dan masyarakat bahu-membahu mengerjakan pengecoran pondasi jembatan. Pekerjaan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan karena pondasi berperan menopang konstruksi jembatan. Oleh karena itu, pengerjaannya memerlukan ketelitian, kerja sama, dan perhatian terhadap kualitas agar pembangunan dapat berjalan sesuai dengan tahapan yang direncanakan.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas pembinaan teritorial, tetapi juga melalui kepedulian dan keterlibatan langsung dalam membantu mengatasi kesulitan warga. Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut menjadi cerminan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.

Babinsa Posramil Ketambe, Serda Sarirapid Bangko, mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di wilayah binaan merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai aparat kewilayahan untuk senantiasa menjalin komunikasi, mempererat kebersamaan, serta membantu masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang ada.

“Sebagai Babinsa, kami berupaya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi warga. Seperti kegiatan hari ini, kami bersama masyarakat bergotong royong melaksanakan pengecoran pondasi Jembatan Gantung Perintis di Desa Deleng Damar,” ujar Serda Sarirapid Bangko.

Ia menjelaskan bahwa pekerjaan pondasi membutuhkan tenaga dan ketelitian sehingga keterlibatan masyarakat bersama Babinsa diharapkan dapat mendukung kelancaran proses pengerjaan.

“Melalui semangat gotong royong, pekerjaan yang berat dapat terasa lebih ringan. Kami berharap kebersamaan ini dapat membantu proses pembangunan berjalan dengan baik sehingga nantinya jembatan tersebut bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Gantung Perintis memiliki arti penting bagi warga Desa Deleng Damar dan sekitarnya. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat menjadi sarana penghubung yang mempermudah masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas, terutama bagi warga yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian dan perkebunan.

Dengan tersedianya akses penyeberangan yang memadai setelah pembangunan selesai dan jembatan dinyatakan aman untuk digunakan, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah menjangkau lahan pertanian dan perkebunan, mengangkut hasil produksi, serta memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.

Selain mendukung mobilitas warga, keberadaan jembatan tersebut juga diharapkan dapat menunjang kelancaran kegiatan ekonomi dan mempererat hubungan sosial masyarakat antarkawasan. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi kehidupan masyarakat setempat.

Serda Sarirapid Bangko menegaskan bahwa semangat gotong royong merupakan nilai luhur bangsa yang perlu terus dipelihara. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan tidak hanya membantu pelaksanaan pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama untuk menjaga fasilitas umum yang dibangun.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat. Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, berbagai pekerjaan dapat dilaksanakan dengan lebih baik. Harapan kami, jembatan ini nantinya dapat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, khususnya untuk bertani, berkebun, dan memenuhi kebutuhan lainnya,” ungkapnya.

Kegiatan gotong royong tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat komunikasi dan sinergi antara Babinsa dengan masyarakat. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, hubungan yang harmonis antara prajurit TNI dan warga diharapkan semakin erat, sehingga dapat mendukung terciptanya lingkungan yang peduli, solid, dan saling membantu.

Kemanunggalan TNI dan rakyat merupakan salah satu kekuatan penting dalam mendukung pembangunan di wilayah. Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai bentuk pengabdian, termasuk membantu masyarakat dalam kegiatan sosial dan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan bersama.

Melalui kegiatan ini, Babinsa Posramil Ketambe jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat serta berkontribusi sesuai dengan peran dan tanggung jawab kewilayahan.

Dengan dukungan, partisipasi, dan kerja sama masyarakat, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Deleng Damar diharapkan dapat berjalan dengan baik hingga selesai. Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan menjadi akses penghubung yang bermanfaat dalam menunjang mobilitas warga, meningkatkan kelancaran aktivitas pertanian dan perkebunan, serta mendukung pertumbuhan perekonomian masyarakat di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan Babinsa bersama warga menjadi bukti bahwa kepedulian dan kebersamaan merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.