Kodim 0108/Agara dan Warga Gotong Royong Cor Pondasi Jembatan Beton di Desa Penampaan 2, Aceh Tenggara

Daerah, News, TNI/POLRI13 Dilihat

Lampuan l Kutacane – Sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur serta upaya membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Posramil Deleng Pokhkisen, Sertu Zulkhairin Bangko, jajaran Kodim 0107/Aceh Tenggara, bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pengecoran pondasi jembatan beton di Desa Penampaan 2, Kecamatan Deleng Pokhkisen, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (11/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Bakti TNI AD yang diwujudkan melalui keterlibatan langsung personel TNI bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan fasilitas umum yang dibutuhkan warga. Melalui kegiatan ini, Babinsa bersama masyarakat berupaya memperkuat semangat kebersamaan sekaligus mendukung tersedianya infrastruktur yang diharapkan dapat menunjang kelancaran aktivitas dan mobilitas masyarakat setempat.

Pengecoran pondasi menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan beton. Oleh karena itu, pengerjaan dilakukan secara bersama-sama dengan mengutamakan ketelitian dan koordinasi agar setiap tahapan dapat terlaksana dengan baik sesuai perencanaan pembangunan.

Dalam pelaksanaannya, Sertu Zulkhairin Bangko bersama warga bahu-membahu melaksanakan pekerjaan pengecoran pondasi. Semangat gotong royong terlihat dari keterlibatan Babinsa dan masyarakat yang saling membantu dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. Kebersamaan ini menjadi gambaran nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membantu pengerjaan fisik, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, Babinsa berupaya mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan desa sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa pemenuhan kebutuhan infrastruktur memerlukan kerja sama dan kepedulian bersama.

Sertu Zulkhairin Bangko menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan gotong royong merupakan bagian dari pengabdian TNI AD kepada masyarakat. Menurutnya, kebersamaan antara aparat kewilayahan dan warga menjadi salah satu modal penting dalam mendukung pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi kepentingan masyarakat luas.

Ia juga menegaskan bahwa semangat gotong royong perlu terus dipelihara karena menjadi bagian penting dari budaya bangsa Indonesia. Dengan mengedepankan kebersamaan dan saling membantu, berbagai pekerjaan yang dibutuhkan masyarakat dapat dilaksanakan melalui kerja sama yang baik, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.

Pembangunan jembatan beton di Desa Penampaan 2 diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menunjang kelancaran akses transportasi dan mobilitas warga. Keberadaan jembatan yang memadai sangat penting untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari perjalanan untuk memenuhi kebutuhan keluarga hingga kegiatan sosial dan perekonomian masyarakat.

Selain itu, infrastruktur jembatan juga diharapkan dapat membantu kelancaran distribusi hasil pertanian serta mempermudah masyarakat dalam menjalankan kegiatan produktif lainnya. Dengan akses yang lebih baik setelah jembatan selesai dibangun dan dinyatakan layak digunakan, warga diharapkan memperoleh kemudahan dalam melakukan perjalanan maupun mengangkut berbagai kebutuhan.

Bagi masyarakat pedesaan, ketersediaan infrastruktur yang memadai memiliki peran penting dalam menunjang perkembangan wilayah. Jalan dan jembatan yang dapat digunakan dengan baik membantu menghubungkan masyarakat dengan berbagai fasilitas dan pusat aktivitas. Oleh sebab itu, pembangunan jembatan beton ini diharapkan menjadi salah satu upaya untuk mendukung peningkatan konektivitas serta menunjang kesejahteraan masyarakat Desa Penampaan 2 dan sekitarnya.

Lebih dari sekadar pekerjaan pembangunan fisik, kegiatan gotong royong tersebut juga mencerminkan pelaksanaan pembinaan teritorial (Binter) TNI AD. Melalui pendekatan yang humanis dan keterlibatan langsung dalam aktivitas masyarakat, Babinsa dapat mempererat komunikasi, membangun hubungan yang harmonis, serta memahami kebutuhan warga di wilayah binaannya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kedekatan yang terjalin melalui kegiatan bersama diharapkan dapat menumbuhkan rasa saling percaya, memperkuat kepedulian sosial, serta mendorong masyarakat agar terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.

Sementara itu, masyarakat Desa Penampaan 2 menyambut baik keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pembangunan pondasi jembatan beton tersebut. Kehadiran personel TNI yang turut bekerja bersama warga memberikan dorongan semangat bagi masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa.

Salah seorang warga, Ahmad (62), menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa yang telah ikut membantu masyarakat dalam proses pengecoran pondasi jembatan beton. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung memberikan motivasi bagi warga untuk terus bekerja sama dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa yang telah ikut membantu masyarakat dalam pengerjaan pondasi jembatan beton ini. Dengan adanya kebersamaan seperti ini, kami merasa terbantu dan semakin bersemangat untuk bergotong royong. Kami berharap pembangunan jembatan ini dapat selesai dengan baik sehingga nantinya bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ahmad.

Ia juga berharap semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dapat terus terjaga, baik dalam pembangunan infrastruktur maupun kegiatan sosial lainnya. Menurutnya, kerja sama dan kepedulian seluruh pihak sangat diperlukan agar pembangunan desa dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Melalui kegiatan Bakti TNI AD ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan lingkungan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Partisipasi aktif warga menjadi unsur penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan, sedangkan kebersamaan yang terjalin dapat menjadi modal sosial untuk menjaga dan memelihara fasilitas umum setelah selesai dibangun.

Babinsa Posramil Deleng Pokhkisen juga terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan kewilayahan yang berorientasi pada kepentingan warga. Pendampingan dan keterlibatan langsung tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD untuk membantu masyarakat, mempererat hubungan sosial, serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih baik.

Dengan dilaksanakannya pengecoran pondasi jembatan beton di Desa Penampaan 2, diharapkan proses pembangunan dapat berlanjut sesuai tahapan yang telah direncanakan. Setelah seluruh pekerjaan selesai dan jembatan dinyatakan layak digunakan, infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, menunjang kegiatan perekonomian, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong, kepedulian, dan kerja sama merupakan unsur penting dalam mendukung pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui sinergi yang terus terjalin antara Babinsa dan warga, diharapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kuat sebagai wujud nyata pengabdian TNI AD kepada bangsa dan negara.