Kodim 0108/Agara dan Masyarakat Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Lawe Ger Ger Aceh Tenggara

Daerah, News, TNI/POLRI35 Dilihat

Lampuan. Kutacane – Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat kembali terlihat dalam proses pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Personel Satuan Tugas (Satgas) pembangunan jembatan yang terdiri dari anggota Kodim 0108/Agara dan personel Yon TP 855/RD bersama masyarakat melaksanakan pekerjaan penarikan tali sling jembatan secara bersama-sama, Kamis (13/08/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan penting dalam pembangunan jembatan gantung yang diproyeksikan menjadi salah satu sarana penghubung bagi masyarakat di wilayah tersebut. Penarikan dan pemasangan tali sling menjadi pekerjaan yang membutuhkan ketelitian, kekompakan serta koordinasi yang baik karena berkaitan dengan konstruksi utama jembatan.

Sejak dimulainya pekerjaan, personel Satgas bersama masyarakat secara bertahap mengerjakan berbagai bagian konstruksi sesuai dengan tahapan pembangunan yang telah direncanakan. Dalam kegiatan kali ini, personel bersama warga bahu-membahu mempersiapkan material, mengatur posisi tali sling, melakukan penarikan secara bersama-sama, serta memastikan tali dapat ditempatkan pada posisi yang telah ditentukan.

Proses tersebut dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian dan mengutamakan faktor keselamatan. Kekompakan antara personel Satgas dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung kelancaran pekerjaan, mengingat penarikan tali sling membutuhkan tenaga dan koordinasi yang baik agar dapat dilakukan secara efektif.

Danposramil Ketambe, Peltu Jumadin Selian, mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger memiliki arti penting bagi masyarakat. Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi akses penghubung yang mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

“Jembatan ini merupakan akses penting bagi masyarakat antarwilayah. Karena itu, setiap tahapan pembangunan harus dikerjakan dengan baik dan memperhatikan aspek kekuatan serta keamanan. Penarikan tali sling ini merupakan salah satu bagian penting untuk mendukung konstruksi jembatan,” ujar Peltu Jumadin Selian.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik semata, tetapi juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat. Dengan tersedianya jembatan yang memadai, warga diharapkan dapat lebih mudah melakukan mobilitas menuju berbagai fasilitas dan wilayah di sekitarnya.

Jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam berbagai bidang, mulai dari akses menuju tempat kerja, sekolah, fasilitas pelayanan masyarakat hingga pusat-pusat kegiatan ekonomi. Kemudahan akses juga diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas sosial masyarakat serta memperkuat hubungan antarwilayah.

Peltu Jumadin Selian menambahkan bahwa keterlibatan personel Kodim 0108/Agara, Yon TP 855/RD dan masyarakat dalam pembangunan jembatan merupakan wujud nyata kepedulian serta komitmen TNI untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.

“Kami selalu siap membantu dan berada bersama masyarakat. Pembangunan jembatan ini bukan hanya untuk kepentingan satu pihak, tetapi merupakan kepentingan bersama karena nantinya dapat menjadi jalur penghubung yang memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat,” katanya.

Keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan juga menjadi bagian penting dari proses pembangunan. Warga secara sukarela turut membantu personel Satgas di lokasi, mulai dari persiapan pekerjaan hingga pelaksanaan penarikan tali sling. Kondisi tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan budaya gotong royong yang masih terpelihara di tengah masyarakat.

Selain mempercepat pekerjaan fisik, kegiatan gotong royong tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat. Interaksi langsung di lapangan menciptakan suasana kekeluargaan serta membangun komunikasi yang semakin baik antara personel Satgas dengan warga.

Salah seorang warga yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan. Menurutnya, personel Satgas tidak hanya memberikan pendampingan, tetapi juga turun langsung bekerja bersama masyarakat sehingga menambah semangat warga untuk ikut menyukseskan pembangunan.

“Kami sangat berterima kasih karena TNI ikut membantu langsung bersama masyarakat. Dengan adanya jembatan ini nantinya, kami berharap aktivitas warga menjadi lebih mudah dan akses menuju wilayah lain semakin lancar,” ungkapnya.

Masyarakat berharap pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut dapat segera diselesaikan sesuai dengan tahapan dan standar keamanan yang telah ditetapkan. Setelah seluruh proses pembangunan selesai dan dinyatakan aman serta layak digunakan, jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat secara optimal bagi masyarakat Desa Lawe Ger Ger dan wilayah sekitarnya.

Keberadaan jembatan diharapkan mampu membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, memperlancar akses pendidikan, pelayanan sosial serta memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Ger Ger menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan di wilayah pedesaan dapat dilaksanakan dengan mengedepankan sinergi, kepedulian dan semangat kebersamaan. Melalui kolaborasi antara TNI dan masyarakat, setiap tahapan pekerjaan dapat terus didorong agar berjalan dengan baik, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, personel Satgas bersama masyarakat berkomitmen untuk mendukung penyelesaian pembangunan jembatan tersebut secara bertahap. Diharapkan setelah selesai dan dapat dimanfaatkan, Jembatan Gantung Perintis ini mampu menjadi sarana penghubung yang memberikan manfaat nyata serta meningkatkan kemudahan dan kesejahteraan masyarakat di Desa Lawe Ger Ger dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *