Kodim 0108/Agara dan Masyarakat Percepat Pemasangan Tali Seling Jembatan Gantung di Aceh Tenggara

Daerah, News, TNI/POLRI19 Dilihat

Lampuan l Kutacane – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang menghubungkan Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, dengan Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menunjukkan perkembangan. Memasuki tahap pemasangan tali seling, Babinsa bersama tim pelaksana dan masyarakat setempat bergotong royong mempercepat pengerjaan jembatan, Sabtu (22/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama tim dan masyarakat melaksanakan pemasangan tali seling pada bagian gapura tepi dekat (Gapura A) dan gapura tepi jauh (Gapura B). Pemasangan tali baja ini merupakan salah satu tahapan penting dalam konstruksi jembatan yang membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian agar setiap komponen terpasang sesuai dengan kebutuhan teknis di lapangan.

Proses pemasangan dilakukan secara bertahap dengan memastikan posisi dan kekencangan tali sesuai tahapan pekerjaan. Setiap bagian konstruksi diperiksa secara teliti untuk menjaga keamanan dan kualitas pekerjaan. Kekompakan antara Babinsa, tim pelaksana, dan masyarakat menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran pembangunan.

Babinsa yang terlibat dalam kegiatan tersebut mengatakan, pekerjaan dilaksanakan secara bersama-sama dengan mengedepankan semangat gotong royong serta memperhatikan faktor keselamatan selama proses pembangunan.

“Kami bersama tim dan masyarakat terus berupaya menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan baik dan aman. Pemasangan tali seling ini merupakan bagian penting dari pembangunan jembatan, sehingga harus dilakukan dengan teliti agar hasilnya kuat dan sesuai dengan kebutuhan konstruksi,” ujarnya.

Pembangunan jembatan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat Desa Lawe Ger Ger, Desa Lawe Pinis, serta wilayah sekitarnya. Keberadaan jembatan nantinya diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga dan memperlancar akses dalam berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan pertanian dan perekonomian hingga pendidikan serta hubungan sosial antarmasyarakat.

Masyarakat menyambut positif perkembangan pembangunan tersebut karena jembatan yang selama ini dinantikan diharapkan dapat memberikan akses penghubung yang lebih mudah dan memadai.

“Alhamdulillah, kami senang melihat pembangunan jembatan terus berjalan. Kami berharap setelah selesai nanti, jembatan ini dapat memudahkan masyarakat menuju desa seberang, termasuk membawa hasil pertanian dan menjalankan aktivitas sehari-hari,” ungkap salah seorang warga.

Kehadiran Babinsa bersama tim di tengah masyarakat juga menjadi wujud kepedulian dan dukungan TNI dalam membantu pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan warga. Selain mempercepat pekerjaan, kegiatan bersama tersebut turut mempererat kebersamaan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dengan terus berlangsungnya pemasangan berbagai komponen konstruksi, pembangunan Jembatan Gantung Perintis penghubung Desa Lawe Ger Ger dan Desa Lawe Pinis diharapkan dapat berjalan lancar hingga seluruh tahapan selesai. Dukungan masyarakat dan semangat gotong royong menjadi modal penting untuk mewujudkan jembatan yang nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *