Kodim 0108/Agara dan Masyarakat Kebut Pembangunan Jembatan Gantung di Lawe Ger Ger, Aceh Tenggara

Daerah, News, TNI/POLRI44 Dilihat

Lampuan l ACEH TENGGARA — Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat terus dilakukan di Kabupaten Aceh Tenggara. Hal tersebut terlihat dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda yang menghubungkan wilayah Desa Lawe Ger Ger, Kecamatan Ketambe, dengan Desa Lawe Pinis. Pada Rabu (19/08/2026), Babinsa jajaran Kodim 0108/Agara bersama personel Yon TP 855/RD dan masyarakat setempat kembali melaksanakan pekerjaan pembangunan dengan fokus pada pemasangan sling bawah jembatan.

Pemasangan sling bawah merupakan salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan gantung. Komponen tersebut memiliki fungsi dalam mendukung kekuatan, kestabilan, serta keamanan konstruksi jembatan. Karena itu, proses pemasangannya dilakukan secara cermat dan penuh kehati-hatian dengan memperhatikan setiap tahapan pekerjaan agar seluruh bagian dapat terpasang dengan baik dan sesuai dengan perencanaan teknis.

Sejak dimulainya pekerjaan, personel TNI bersama masyarakat terus menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong. Mereka saling membantu dalam menyiapkan material, mengatur posisi sling, hingga memastikan proses pemasangan dapat berjalan secara aman dan terkoordinasi. Kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pembangunan jembatan yang nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Danposramil Ketambe Peltu Jumadin Selian mengatakan, keterlibatan personel TNI dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan wujud kepedulian sekaligus komitmen TNI untuk membantu masyarakat di wilayah binaannya.

“Kehadiran personel TNI tidak hanya memberikan dukungan tenaga, tetapi juga memastikan pekerjaan berlangsung secara terkoordinasi sehingga setiap tahapan pembangunan dapat dilaksanakan dengan baik dan target penyelesaian dapat tercapai sesuai rencana,” ujar Peltu Jumadin Selian.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena akan menjadi salah satu akses penghubung yang dapat mempermudah mobilitas warga. Selama ini, keterbatasan akses penghubung antardesa menjadi salah satu kendala yang dirasakan masyarakat dalam melaksanakan berbagai aktivitas sehari-hari.

“Pembangunan infrastruktur ini merupakan salah satu bentuk upaya membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Babinsa sebagai aparat teritorial akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat, khususnya dalam pekerjaan yang berkaitan dengan kepentingan bersama,” jelasnya.

Peltu Jumadin Selian menambahkan, keberadaan Jembatan Gantung Perintis Garuda nantinya diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Desa Lawe Ger Ger dan Desa Lawe Pinis dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Jembatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung, tetapi juga diharapkan mampu mendukung berbagai kegiatan masyarakat, termasuk aktivitas perekonomian, pendidikan, pelayanan sosial, serta kegiatan lainnya.

Dengan akses yang lebih mudah dan aman, masyarakat akan memiliki pilihan mobilitas yang lebih efektif untuk menjangkau wilayah di sekitarnya. Kondisi tersebut diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap perkembangan perekonomian masyarakat, terutama dalam memperlancar aktivitas warga dalam membawa hasil pertanian maupun memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.

Dalam pelaksanaan pembangunan, semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat terus dipertahankan. Masyarakat secara sukarela turut membantu pekerjaan di lapangan, sementara personel TNI memberikan dukungan tenaga serta membantu mengoordinasikan pelaksanaan pekerjaan bersama unsur terkait.

Gotong royong tersebut tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan yang terbangun di lokasi pembangunan mencerminkan kedekatan aparat teritorial dengan warga sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap pembangunan yang dilaksanakan untuk kepentingan bersama.

Keterlibatan Babinsa dalam pembangunan infrastruktur juga menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial. Dengan berada dekat dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, Babinsa dapat mengetahui berbagai kebutuhan serta kendala yang dihadapi warga di wilayah binaannya. Kehadiran tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan solusi bersama melalui koordinasi dan kerja sama dengan berbagai pihak.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Lawe Ger Ger menjadi salah satu gambaran nyata pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di daerah. Ketika seluruh unsur dapat bekerja bersama, berbagai pekerjaan yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat dapat dilaksanakan dengan lebih optimal.

Seluruh personel yang terlibat juga terus mengutamakan faktor keamanan selama pelaksanaan pekerjaan. Mengingat pemasangan sling merupakan pekerjaan yang membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian, setiap tahapan dilakukan dengan memperhatikan kondisi medan serta keselamatan personel yang berada di lokasi.

Diharapkan pembangunan jembatan tersebut dapat terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan hingga selesai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Setelah nantinya dapat digunakan, Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan menjadi sarana penghubung yang aman, layak, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Lawe Ger Ger dan Desa Lawe Pinis.

Kehadiran TNI dalam pembangunan ini sekaligus menunjukkan komitmen TNI AD untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat. Selain menjalankan tugas pokok dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah, TNI melalui aparat kewilayahan juga terus berupaya memberikan kontribusi dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta mendukung pembangunan di daerah.

Semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong yang ditunjukkan dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan dapat terus terpelihara. Dengan adanya kerja sama yang baik antara TNI, masyarakat, dan seluruh unsur terkait, pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan akses serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *