Kodim 0108/Agara Dampingi Pengangkatan Tiang Pylon Jembatan Gantung di Deleng Damar Aceh Tenggara

Daerah, News, TNI/POLRI62 Dilihat

Lampuan l Aceh Tenggara – Dalam rangka mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan, Babinsa Posramil Ketambe jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara, Sertu Sarirapid, bersama personel di lapangan melaksanakan pendampingan pengerjaan Jembatan Gantung Perintis di Desa Deleng Damar, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pengangkutan dan pelangsiran material tiang pylon menuju titik pembangunan, baik di bagian tepi dekat maupun tepi jauh jembatan. Pekerjaan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan konstruksi jembatan gantung yang nantinya diharapkan dapat menunjang kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.

Kehadiran Babinsa di lokasi pembangunan merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap upaya peningkatan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Selain membantu kelancaran pekerjaan di lapangan, pendampingan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan di desa.

Sertu Sarirapid mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Deleng Damar memiliki arti penting bagi masyarakat, terutama dalam menunjang akses transportasi dan memperlancar aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, setiap tahapan pekerjaan perlu dilaksanakan dengan baik, terkoordinasi, serta memperhatikan ketelitian dan keselamatan kerja.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. Melalui keterlibatan Babinsa bersama pekerja dan masyarakat, diharapkan proses pembangunan dapat berjalan lebih terarah sesuai dengan tahapan dan kebutuhan pekerjaan di lapangan.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, personel bersama pekerja juga melaksanakan sejumlah pekerjaan persiapan konstruksi, di antaranya persiapan penyelesaian pengecoran pondasi angkur dan pondasi tiang pylon. Selain itu, perakitan besi untuk pondasi angkur di bagian tepi jauh jembatan turut dilakukan guna mendukung kesiapan konstruksi sebelum memasuki tahapan pekerjaan selanjutnya.

Pengangkutan material menuju titik pembangunan menjadi salah satu pekerjaan yang memerlukan koordinasi dan kerja sama yang baik. Ketersediaan material di lokasi yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan sangat diperlukan untuk mendukung kelancaran setiap tahapan pembangunan.

Sejumlah material yang telah tersedia di lokasi antara lain batu gunung, batu split, pasir, semen, besi ulir, tali seling, papan cor, dan kayu kaso. Sementara itu, peralatan pendukung berupa mesin molen dan drum air juga disiapkan untuk membantu pelaksanaan pekerjaan konstruksi.

Pada hari yang sama, terdapat tambahan material berupa 25 sak semen untuk mendukung kelanjutan pekerjaan, khususnya pada tahapan pengecoran pondasi. Penambahan material tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pekerjaan sesuai dengan tahapan pembangunan yang sedang dilaksanakan.

Seluruh rangkaian pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi lapangan, kebutuhan material, serta koordinasi antarpersonel dan pekerja. Hal ini penting untuk menjaga kelancaran pekerjaan sekaligus mendukung pelaksanaan pembangunan yang tertib dan aman.

Sertu Sarirapid menegaskan bahwa pendampingan Babinsa merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan warga.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami akan terus berupaya hadir dan mendampingi masyarakat dalam kegiatan pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga. Melalui kerja sama dan semangat gotong royong, kami berharap pengerjaan jembatan ini dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan,” ujarnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterhubungan antarwilayah serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas, termasuk mengakses fasilitas pendidikan, tempat kerja, dan lokasi kegiatan perekonomian.

Selain mendukung mobilitas warga, keberadaan jembatan nantinya juga diharapkan dapat membantu memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan serta memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Melalui pendampingan yang dilakukan Babinsa Posramil Ketambe, diharapkan pembangunan jembatan di Desa Deleng Damar dapat terus berjalan sesuai dengan tahapan yang direncanakan. Sinergi antara TNI, pekerja, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur pedesaan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.

Upaya tersebut sekaligus mencerminkan peran Babinsa dalam pembinaan teritorial, khususnya melalui keterlibatan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan dukungan terhadap pembangunan di wilayah binaan.

Dengan semangat kebersamaan dan koordinasi yang baik, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Deleng Damar diharapkan dapat diselesaikan sesuai perencanaan sehingga nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang kelancaran aktivitas dan meningkatkan kesejahteraan warga di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara.