Lampuan l Kutacane – Semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat terlihat dalam pengerjaan pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (16/10/2026). Babinsa bersama warga bergotong royong melaksanakan pemasangan papan bekisting dan persiapan pengecoran kaki tiang pylon sebagai bagian penting dari tahapan pembangunan jembatan tersebut.
Kegiatan ini dipimpin oleh Danposramil Lawe Sumur, Pelda Ahmad Saan, yang turun langsung bersama masyarakat untuk mendukung kelancaran pekerjaan di lokasi pembangunan. Dengan mengedepankan semangat kebersamaan, Babinsa dan warga bahu-membahu menyiapkan material, merangkai besi tulangan, serta memasang papan bekisting yang akan digunakan dalam proses pengecoran kaki tiang pylon.
Pengerjaan kaki tiang pylon merupakan salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan gantung karena berkaitan dengan struktur penyangga jembatan. Oleh sebab itu, setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan cermat, memperhatikan perencanaan teknis, serta mengutamakan aspek keselamatan kerja agar konstruksi dapat dikerjakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sejak pekerjaan dimulai, Babinsa dan masyarakat tampak kompak menyelesaikan setiap tahapan secara bersama-sama. Mulai dari menyiapkan bahan dan peralatan hingga menyusun rangka besi tulangan dan memasang bekisting, seluruh kegiatan dilakukan melalui kerja sama dan pembagian tugas di lapangan.
Keterlibatan masyarakat dalam pembangunan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian bersama terhadap tersedianya infrastruktur yang dibutuhkan warga. Selain membantu kelancaran pekerjaan, kegiatan gotong royong ini juga memperkuat hubungan kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.
Danposramil Lawe Sumur, Pelda Ahmad Saan, menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis merupakan bagian dari upaya TNI untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta mendukung pembangunan di wilayah binaan.
Menurutnya, pembangunan jembatan tidak hanya bertujuan menyediakan sarana penghubung, tetapi juga diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Karena itu, dukungan seluruh pihak sangat diperlukan agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong sebagai modal bersama dalam membangun desa. Melalui kerja sama yang baik antara Babinsa dan masyarakat, berbagai pekerjaan dapat dilaksanakan secara lebih terkoordinasi sekaligus menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap fasilitas umum yang sedang dibangun.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan teritorial (Binter), yang bertujuan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pembangunan, Babinsa berupaya mendorong partisipasi masyarakat agar terus menjaga kekompakan dan berperan aktif dalam mendukung kemajuan wilayahnya.
Warga Apresiasi Keterlibatan Babinsa
Keterlibatan Babinsa dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Buah Pala. Kehadiran personel TNI yang bekerja bersama warga dinilai memberikan motivasi serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menyelesaikan pembangunan fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat.
Warga berharap pembangunan jembatan dapat berjalan lancar hingga selesai sehingga nantinya bisa dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Masyarakat juga berharap keberadaan jembatan tersebut mampu memberikan manfaat jangka panjang, khususnya dalam meningkatkan kemudahan akses dan mendukung aktivitas sosial maupun perekonomian warga.
Apresiasi masyarakat tersebut mencerminkan pentingnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam menjawab kebutuhan pembangunan di wilayah pedesaan. Kerja sama yang terjalin di lapangan tidak hanya mendukung pengerjaan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan semangat saling membantu demi kepentingan bersama.
Diharapkan Permudah Akses dan Dorong Perekonomian Warga
Keberadaan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala diharapkan dapat meningkatkan konektivitas masyarakat dengan wilayah sekitarnya. Akses penghubung yang lebih memadai nantinya diharapkan mempermudah warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk menjangkau lahan pertanian, perkebunan, fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta berbagai kebutuhan lainnya.
Di sektor pertanian dan perkebunan, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat membantu memperlancar mobilitas warga dan pengangkutan hasil produksi. Dengan akses yang semakin baik, distribusi hasil pertanian menuju tempat penjualan diharapkan menjadi lebih mudah sehingga dapat mendukung kegiatan ekonomi masyarakat setempat.
Meski demikian, manfaat tersebut akan bergantung pada penyelesaian pembangunan, kondisi akses penghubung, serta pemanfaatan jembatan sesuai dengan peruntukannya. Oleh karena itu, dukungan masyarakat dan pelaksanaan pekerjaan sesuai perencanaan teknis menjadi bagian penting dalam mewujudkan infrastruktur yang bermanfaat dan dapat digunakan secara aman.
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini sekaligus menjadi gambaran pentingnya kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah. Melalui semangat gotong royong, pekerjaan yang dilaksanakan tidak hanya berorientasi pada penyediaan sarana fisik, tetapi juga memperkuat persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap kebutuhan bersama.
Babinsa Posramil Lawe Sumur bersama masyarakat berkomitmen untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam mendukung tahapan pembangunan yang berlangsung. Partisipasi masyarakat, koordinasi yang baik, serta perhatian terhadap kualitas konstruksi dan keselamatan kerja diharapkan dapat mendukung kelancaran pekerjaan hingga selesai.
Dengan terjalinnya sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala diharapkan dapat diselesaikan sesuai tahapan yang direncanakan. Nantinya, jembatan tersebut diharapkan menjadi sarana penghubung yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan aksesibilitas dan perkembangan wilayah Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara.






