Kapolda Aceh Subuh Keliling di Masjid Baitussalihin, wujud Polisi Bersama Masyarakat

Daerah, News, TNI/POLRI28 Dilihat

Lampuan l BANDA ACEH — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan melaksanakan kegiatan Salat Subuh Keliling (Suling) di Masjid Baitussalihin, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi, membangun komunikasi langsung, sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan yang diikuti Irwasda Polda Aceh, para pejabat utama (PJU) Polda Aceh, Kapolresta Banda Aceh, Kapolsek Ulee Kareng serta personel Polda Aceh tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh keakraban.

Selain melaksanakan salat Subuh berjemaah, kegiatan Suling juga diisi dengan tausiah keagamaan yang disampaikan Imam Chik Masjid Baitussalihin. Dalam tausiah tersebut, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolda Aceh beserta jajaran atas keberhasilan mengungkap pabrik narkotika jenis sabu di wilayah Pidie.

Dalam tausiah itu, Imam Chik turut mengingatkan bahwa segala sesuatu yang memabukkan dan merusak akal harus dijauhi. Ia mengutip pesan Al-Qur’an agar manusia tidak menjatuhkan dirinya ke dalam kebinasaan serta senantiasa menjaga diri melalui perilaku dan konsumsi yang baik.

Secara khusus, ia menekankan bahwa persoalan narkoba bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Polri, TNI, BNN, maupun instansi terkait, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Dampak penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan dan akal, tetapi juga dapat menjauhkan seseorang dari kewajiban beribadah serta merusak tatanan kehidupan sosial.

Selain narkoba, persoalan judi online juga menjadi perhatian karena telah menimbulkan berbagai dampak negatif, di antaranya keretakan rumah tangga, kehilangan pekerjaan, serta persoalan sosial dan ekonomi dalam keluarga.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan Salat Subuh Keliling merupakan bagian dari program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto untuk memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus mendorong deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut, personel Polri memiliki kesempatan untuk mendengar langsung aspirasi, menerima masukan, serta mengetahui berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai tugas dan kewenangan.

“Menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, komunikasi, silaturahmi, dan kepedulian bersama menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Joko.

Usai melaksanakan salat Subuh berjemaah dan mengikuti tausiah, Kapolda Aceh melanjutkan kegiatan dengan ngopi bersama pengurus masjid dan masyarakat. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk berdialog secara langsung, menyerap aspirasi, serta bertukar informasi mengenai perkembangan situasi kamtibmas di lingkungan masyarakat.

Joko menegaskan, Polda Aceh akan terus memperkuat pendekatan humanis melalui kegiatan keagamaan, silaturahmi, dan dialog bersama masyarakat. Dengan demikian, kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.

“Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, menjauhi narkoba dan judi online, serta membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan saling peduli demi terpeliharanya kamtibmas di Aceh,” tutupnya