Kapolda Aceh Sampaikan Pesan Kamtibmas di Gereja Hati Kudus

Daerah, News, TNI/POLRI24 Dilihat

Lampuan l Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan melaksanakan kegiatan Minggu Kasih dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para jemaat di Gereja Hati Kudus, Kota Banda Aceh, Minggu, 18 Oktober 2026.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Aceh menyampaikan bahwa Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto telah mencanangkan dan menggelorakan tagline “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai penegasan komitmen Polri untuk menjadikan masyarakat sebagai pusat orientasi pelaksanaan tugas kepolisian.

Menurutnya, tagline tersebut bukan sekadar slogan, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti mendengarkan aspirasi, memberikan pelayanan, melindungi masyarakat, menegakkan hukum, serta membangun kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Polri menyediakan layanan Call Center 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan gangguan kamtibmas, tindak pidana, kecelakaan, maupun keadaan darurat yang membutuhkan bantuan kepolisian. Kapolda Aceh mengimbau masyarakat agar menggunakan layanan tersebut secara bijaksana dan bertanggung jawab.

Irjen Pol. Ruddi juga mengingatkan pentingnya peran bersama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda, menghancurkan keluarga, serta mengganggu kehidupan bermasyarakat.

Ia meminta para pastor untuk terus memberikan pembinaan rohani dan pesan-pesan moral kepada jemaat, khususnya generasi muda, agar menjauhi narkoba dan pergaulan yang berisiko.

Apabila mengetahui indikasi penyalahgunaan atau peredaran gelap narkoba, masyarakat juga diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian melalui Call Center 110 atau dengan mendatangi kantor polisi terdekat. Setiap informasi yang diterima akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, Abituren Akabri 1996 itu juga menegaskan bahwa pemeliharaan kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama. Situasi yang aman dan kondusif tidak dapat diwujudkan hanya melalui upaya kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan, kepedulian, dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama.

Ia mengajak para pastor untuk menjadi penyejuk di tengah masyarakat, menyampaikan pesan perdamaian, serta mengedukasi umat agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan. Dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati, masyarakat diharapkan dapat terus menjaga Aceh agar tetap aman, damai, dan harmonis.

“Keamanan, ketertiban, dan keharmonisan merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita wujudkan semangat Polisi Bersama Masyarakat melalui komunikasi yang terbuka, kepedulian terhadap lingkungan, serta komitmen menjaga kerukunan antarumat beragama. Dengan kebersamaan, kita berharap dapat mewujudkan Aceh yang aman, damai, harmonis, dan sejahtera,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh juga membuka ruang tanya jawab dengan para jemaat terkait situasi kamtibmas.