Kapolda Aceh Hadiri Milad ke-63 UIN Ar-Raniry dan Saksikan Penganugerahan Doktor Kehormatan Kepada Prof. Yusril Ihza Mahendra

Daerah, News, TNI/POLRI10 Dilihat

Lampuan l Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menghadiri Rapat Senat Terbuka dalam rangka peringatan Milad ke-63 Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh di Gedung Auditorium Prof. H. Ali Hasjmy, Kampus UIN Ar-Raniry, Jalan Syeikh Abdur Rauf, Banda Aceh, Kamis, 5 November 2026.

Rapat Senat Terbuka tersebut dirangkai dengan penganugerahan gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) kepada Prof. Yusril Ihza Mahendra dalam bidang Hukum Islam (Fikih).

Penganugerahan ini menjadi salah satu agenda utama Milad ke-63 UIN Ar-Raniry sekaligus bentuk penghargaan akademik atas kontribusi pemikiran dan keilmuan Prof. Yusril, khususnya dalam pengembangan hukum Islam serta pemikirannya tentang hubungan prinsip-prinsip syariah dengan sistem hukum nasional.

Bagi Kapolda Aceh, momentum Milad ke-63 UIN Ar-Raniry tidak sekadar menjadi perayaan perjalanan sebuah institusi pendidikan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik, pemerintah, dan kepolisian dalam membangun Aceh melalui ilmu pengetahuan, integritas, dan nilai-nilai kebangsaan.

Kehadiran Kapolda Aceh juga mencerminkan pentingnya hubungan konstruktif antara Polri dan perguruan tinggi. Kampus memiliki posisi strategis sebagai pusat pengembangan gagasan, ruang pertukaran pemikiran, sekaligus tempat membentuk generasi muda yang kritis, berintegritas, dan peduli terhadap masa depan bangsa.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Agama RI Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Wakil Gubernur Aceh, unsur Forkopimda Aceh, para ulama, tokoh adat, jajaran pimpinan universitas, wakil rektor, dekan, ketua jurusan, dosen, serta sivitas akademika UIN Ar-Raniry.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, kehadiran Kapolda Aceh dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan Polri terhadap kemajuan pendidikan tinggi serta pengembangan tradisi keilmuan di Aceh.

Menurut Joko, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Tidak hanya mencetak generasi yang unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki moralitas, integritas, dan kemampuan memberikan solusi atas berbagai tantangan di masyarakat.

“Momentum Milad ke-63 UIN Ar-Raniry ini diharapkan semakin memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, dan pembentukan karakter generasi muda. Kemajuan daerah tidak bisa dilepaskan dari kualitas pendidikan dan kekuatan sumber daya manusianya,” ujar Joko.

Ia menambahkan, Polri senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan kalangan akademisi untuk membangun kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, dan berkemajuan.

“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat yang turut mendorong kemajuan pendidikan, memperkuat persatuan, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan,” tutup Joko.