Kapolda Aceh Hadiri Maulid Nabi dan Silaturahmi Akbar IKAGARA, Kedekatan Dengan Tanah Alas Kembali Terjalin

Daerah, News, TNI/POLRI42 Dilihat

Lampuan l Banda Aceh — Kedekatan emosional dengan masyarakat Aceh Tenggara mewarnai kehadiran Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Silaturahmi Akbar Ikatan Keluarga Aceh Tenggara (IKAGARA) di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh juga mengikuti prosesi peusijuk atau tepung tawar, tradisi adat Aceh yang sarat dengan doa dan harapan akan keberkahan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian di Bumi Serambi Mekkah.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menyampaikan bahwa kehadiran Kapolda Aceh dalam kegiatan tersebut bukan sekadar untuk bersilaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum mempererat ikatan emosional yang telah terjalin sejak lama dengan masyarakat Aceh Tenggara.

Bagi masyarakat Aceh Tenggara, sosok Irjen Pol. Ruddi Setiawan bukanlah figur yang asing. Sebelum melanjutkan perjalanan pengabdiannya di institusi Polri, ia pernah tinggal di Desa Mandala, tepatnya di Kompleks Telkom, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara.

Kedekatan tersebut juga terjalin melalui perjalanan pendidikannya. Kapolda Aceh diketahui menempuh pendidikan hingga menyelesaikan jenjang sekolah menengah pertama (SMP) di daerah yang dikenal dengan julukan Bumi Sepakat Segenap tersebut.

Ikatan emosional dengan Tanah Alas juga tercermin dari keterlibatannya dalam Paguyuban Ikatan Masyarakat Aceh Tenggara (IKMAT) Jakarta. Keterlibatan ini menjadi salah satu jembatan yang menjaga hubungan dan kedekatannya dengan masyarakat Aceh Tenggara, meskipun perjalanan pengabdiannya sebagai anggota Polri telah membawanya bertugas di berbagai daerah.

Kedekatan Kapolda Aceh dengan Aceh Tenggara sebelumnya juga pernah disampaikan oleh sejumlah tokoh asal daerah tersebut, di antaranya Muslim Ayub dan Dr. Nazrul Zaman.

Menurut Joko, silaturahmi seperti ini memiliki arti penting dalam mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Ikatan yang tumbuh melalui kedekatan sosial, budaya, dan pengalaman hidup menjadi modal berharga untuk membangun kepercayaan serta memperkuat dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan tugas kepolisian.

Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dan Silaturahmi Akbar IKAGARA ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai keteladanan Rasulullah, semangat persaudaraan, dan kebersamaan. Semoga nilai-nilai tersebut juga menjadi fondasi penting dalam merawat persatuan serta mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di Aceh.